Beritabogor24jam.com – Tak sedikit pendidik maupun tenaga kependidikan (PTK) yang melaporkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka terdeteksi ganda dalam sistem Dapodik 2026.

Padahal, validitas NIK menjadi syarat utama dalam pendataan dan penyaluran berbagai program pendidikan, mulai dari Tunjangan Profesi Guru (TPG) hingga seleksi ASN PPPK.

Masalah ini membingungkan karena tidak menunjukkan gejala saat penginputan awal.

Fenomena NIK ganda di Dapodik bukanlah hal baru, namun masih menjadi persoalan yang kompleks setiap tahunnya.

Masalah ini juga menjadi penghambat bagi PTK yang ingin mengikuti program seperti Pendidikan Profesi Guru (PPG) atau pengajuan sertifikasi.

Selain itu, tidak sedikit guru yang akhirnya gagal menerima tunjangan hanya karena kendala administratif seperti NIK yang tercatat lebih dari satu kali.

Oleh karena itu, penting bagi setiap operator sekolah, kepala sekolah, dan PTK sendiri untuk memahami penyebab NIK ganda di Dapodik dan segera mengambil langkah korektif.

Apa Penyebab NIK Ganda di Dapodik?

Berikut adalah beberapa penyebab umum NIK ganda di Dapodik 2026 yang bisa disimak selengkapnya.

1. Sinkronisasi Server Belum Stabil

Dapodik kerap melakukan update sistem, yang bisa mengganggu koneksi dengan database Dukcapil.

2. Kesalahan Input Manual

Salah ketik angka NIK atau duplikasi data dari siswa yang sama pada entri sebelumnya.

3. Masalah di Database Dukcapil

NIK bisa saja terekam ganda dalam sistem pusat, walau kasus ini jarang terjadi.

4. Keterlambatan Pencocokan Data

Server memerlukan waktu untuk memperbarui sinkronisasi data, apalagi saat trafik tinggi.

Cara Mengecek NIK Ganda di Verval PD

Sebelum mencari solusi, berikut cara mengecek status NIK siswa di sistem Verval PD.

1. Login ke Verval PD

Masuk ke https://sdm.data.kemdikbud.go.id menggunakan akun SDM Data dan OTP dari Google Authenticator.

2. Periksa Status Residu

Setelah login, cek status residu di beranda. Jika masih ada residu, buka menu “Residu”.

3. Buka Detail Siswa

Klik nama siswa yang bermasalah dan buka tab “Quality Control”. Bandingkan data dengan KK atau Akta Lahir.

Solusi NIK Ganda di Dapodik 2026

Adapun beberapa solusi NIK ganda di Dapodik 2026 yang bisa Anda ikuti selengkapnya.

Solusi 1: Tunggu Pencocokan Sistem

Masalah ini umumnya bersifat sementara dan bisa selesai sendiri setelah pencocokan ulang server. Berikut langkah yang bisa dilakukan:

  • Klik Cek Dukcapil Pusat: Di menu “Identitas”, klik tombol validasi ke pusat. Jika data sudah cocok, klik “Update Data”.
  • Pantau Setiap Minggu: Proses ini bisa memakan waktu 1–2 minggu. Periksa secara berkala sampai residu hilang.

Solusi 2: Verifikasi Langsung ke Dukcapil

Jika masalah belum juga terselesaikan hingga batas akhir entri data (31 Agustus 2026), segera lakukan hal berikut.

  • Bawa Dokumen Asli ke Dukcapil: Seperti KK dan akta lahir siswa, untuk memastikan validitas data langsung dari sumbernya.
  • Ajukan Pemeriksaan NIK: Minta agar petugas memverifikasi dan menghapus data ganda jika ditemukan.
  • Perbarui Ulang di Verval PD: Setelah perbaikan, ulangi proses validasi dan perbarui di sistem.

Masalah NIK ganda di Dapodik 2026 memang bisa menghambat proses administrasi sekolah, namun dapat diatasi dengan langkah yang tepat dan sigap.

Segera validasi data NIK di Dapodik 2026, dan jangan tunda hingga menjelang akhir Agustus.