Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mencari cara untuk menjadikan budaya Sunda sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong pedagang UMKM di Car Free Day kawasan Stadion Pakansari mengenakan pakaian adat Sunda saat berjualan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, upaya tersebut tidak hanya bertujuan memperkenalkan pakaian tradisional, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya identitas daerah. Menurutnya, budaya akan semakin kuat apabila hadir secara konsisten dalam berbagai aktivitas masyarakat.

CFD menjadi salah satu ruang yang dinilai tepat untuk menerapkan gagasan tersebut karena memiliki jumlah pengunjung yang cukup besar setiap pekan. Masyarakat yang datang tidak hanya berolahraga, tetapi juga menikmati berbagai kegiatan, pertunjukan, kuliner, dan produk UMKM yang tersedia di kawasan tersebut.

Para pedagang didorong menggunakan berbagai pakaian tradisional, mulai dari pangsi dan totopong hingga kebaya dan busana bernuansa Sunda lainnya. Ajat bersama Bupati Bogor juga berkeliling untuk melihat langsung pelaksanaan serta berdialog dengan para pedagang. Dari hasil pemantauan, respons yang diberikan dinilai positif.

Pemkab Bogor berkomitmen mengembangkan konsep tersebut secara bertahap dan persuasif. Selain menjadikan CFD sebagai ruang promosi budaya, penggunaan pakaian adat diharapkan mampu memberikan daya tarik tersendiri bagi pengunjung sekaligus memperkuat citra UMKM Kabupaten Bogor.(dan)