Beritabogor24jam – Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat strategi penanganan kebakaran TPA Galuga yang telah memasuki hari kedelapan. Untuk menghadapi medan yang luas dan sejumlah titik api yang sulit dijangkau, Rudy menginisiasi pembangunan embung air sementara di tengah kawasan TPA.

Embung tersebut berfungsi sebagai titik penampungan air yang lokasinya dibuat lebih dekat dengan area kebakaran. Air dari sumber utama kemudian ditarik menggunakan mesin alkon sejauh sekitar 1–2 kilometer menuju embung sehingga petugas tidak harus selalu mengandalkan akses kendaraan menuju sumber air yang jauh.

Setelah tertampung, air kembali dialirkan dari satu embung menuju embung berikutnya hingga mendekati titik kebakaran. Menurut Rudy, pola tersebut membuat distribusi air menjadi lebih efektif, khususnya untuk menjangkau area yang tidak bisa dimasuki mobil maupun sepeda motor.

“Dari embung kedua disalurkan ke embung ketiga, semuanya ditarik dengan mesin alkon. Ini titik paling ujung yang tidak bisa diakses,” jelas Rudy. Pemadaman kemudian dilakukan melalui kombinasi mesin alkon, mobil Damkar, dan dukungan alat berat untuk membuka akses serta menangani titik-titik api.

Rudy berharap strategi mendekatkan sumber air tersebut mampu mempercepat penuntasan kebakaran di seluruh kawasan TPA Galuga. Bersama tim gabungan, pemerintah daerah terus melakukan pemadaman aktif sekaligus patroli untuk memastikan tidak kembali muncul titik api baru.(dan)