Beritabogor24jam – Pemkab Bogor terus membangun kesiapan aparatur dalam menghadapi perkembangan ancaman keamanan siber yang semakin beragam. Langkah ini dilakukan seiring penggunaan teknologi informasi yang semakin melekat dalam proses pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Penguatan kapasitas aparatur dilakukan Diskominfo Kabupaten Bogor melalui kegiatan bimbingan teknis peningkatan sumber daya keamanan informasi di Cisarua. Para peserta mendapatkan materi dari BSSN RI mengenai pentingnya menjaga keamanan informasi sekaligus langkah yang perlu dilakukan ketika terjadi insiden.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal mengatakan, potensi ancaman seperti phishing, malware, pencurian akun, dan kebocoran data perlu menjadi perhatian seluruh aparatur. Menurutnya, keamanan informasi harus dibangun sebagai budaya bersama, bukan hanya menjadi tugas unsur yang menangani teknologi informasi.

Ia juga menegaskan bahwa TTIS Kabupaten Bogor memiliki peran penting dalam mendukung respons terhadap insiden siber. Namun, efektivitas penanganan tetap membutuhkan dukungan dan koordinasi dari seluruh perangkat daerah serta kecamatan agar setiap kejadian dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Untuk memperkuat kesiapan tersebut, kegiatan dilengkapi dengan drill test atau simulasi penanganan insiden. Latihan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mempraktikkan koordinasi dan alur respons sekaligus mengetahui bagian yang masih perlu diperbaiki dalam menghadapi insiden keamanan informasi.(dan)