Beritabogor24jam – Bupati Bogor, Rudy Susmanto meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat segera menginventarisasi program yang belum berjalan dalam APBD Tahun Anggaran 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan kondisi keuangan daerah sekaligus mencegah munculnya persoalan pembayaran pada akhir tahun anggaran.
Permintaan itu disampaikan Rudy saat memimpin rapat penyempurnaan hasil evaluasi Gubernur terhadap Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Bogor, Wakil Ketua DPRD, dan Sekretaris Daerah.
Rudy menerangkan, adanya penyesuaian pendapatan dari opsen pajak serta pembayaran DBH dari pemerintah pusat yang belum sepenuhnya terealisasi mengharuskan Pemkab Bogor menata kembali prioritas belanja. Setiap perangkat daerah diminta memastikan program yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kemampuan fiskal yang tersedia.
Ia menegaskan bahwa program yang belum berjalan dapat ditunda sementara sesuai hasil evaluasi, tanpa berarti kegiatan tersebut dihapus. Rudy turut memastikan bahwa TPP ASN dan hak keuangan anggota DPRD tidak direncanakan untuk dievaluasi, serta mengingatkan pentingnya menyelesaikan pekerjaan dan kewajiban pembayaran sesuai ketentuan.
Rudy mengajak seluruh jajaran Pemkab Bogor untuk tetap solid, menjaga integritas, dan memperkuat komunikasi dalam menghadapi penyesuaian anggaran. Ia berharap langkah ini mampu menjaga kesehatan fiskal daerah selama sisa tahun 2026 sehingga pembangunan pada tahun berikutnya dapat berjalan lebih optimal.(dan)










