Beritabogor24jam – Penguatan ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui penyediaan bahan pangan, tetapi juga dengan mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lingkungan secara produktif. Upaya tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui pengembangan Taman B2SA di Zona 19 Bomang.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan, kawasan ini dikembangkan sebagai ruang budidaya sekaligus sarana edukasi masyarakat mengenai pertanian dan pola konsumsi sehat. Berbagai fasilitas disiapkan, mulai dari saung edukasi, saung bibit, kandang ayam, hingga area penanaman sayuran.
Program ini melibatkan kelompok pengelola Taman B2SA Kecamatan Bojonggede, Kelompok Wanita Tani, dan kader ketahanan pangan. Kolaborasi tersebut diharapkan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membudidayakan tanaman pangan serta mengoptimalkan hasilnya untuk kebutuhan keluarga.
Kegiatan penanaman saat ini mencakup bayam, kangkung, dan jagung. Selain itu, rencana pembangunan saung pasar sayuran menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan hasil panen agar dapat dipasarkan dan memiliki nilai ekonomi.
Pemkab Bogor berharap Taman B2SA Zona 19 Bomang dapat berkembang menjadi kawasan pemberdayaan masyarakat yang menghubungkan produksi pangan, edukasi gizi, dan pemasaran hasil pertanian. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, program ini diharapkan mendukung kemandirian pangan sekaligus pertumbuhan ekonomi lokal.(dan)










