
Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Forum Perempuan, Anak, dan Disabilitas Tahun 2026 sebagai langkah konkret memperkuat arah pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Kegiatan ini menjadi ruang dialog penting antara pemerintah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi dari kelompok yang selama ini kerap kurang terwakili.
Dalam sambutan Bupati Bogor yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zaenal Ashari, ditegaskan bahwa forum ini memiliki peran strategis dalam memastikan proses perencanaan pembangunan daerah berjalan lebih partisipatif. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang disusun mampu menjawab kebutuhan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Zaenal mengungkapkan, perempuan, anak, dan penyandang disabilitas bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga aktor penting yang memiliki pengalaman dan sudut pandang yang harus diakomodasi. Oleh karena itu, forum ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara kebutuhan riil di lapangan dengan program yang dirancang pemerintah.
Melalui forum tersebut, berbagai isu strategis seperti pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, hingga pemenuhan hak penyandang disabilitas didorong untuk menjadi prioritas dalam penyusunan RKPD Kabupaten Bogor Tahun 2027. Integrasi isu-isu ini dinilai penting agar pembangunan dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga mendorong keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk perangkat daerah, organisasi masyarakat, Forum Anak, kelompok disabilitas, serta akademisi. Diharapkan, sinergi ini mampu menghasilkan kebijakan yang lebih adaptif, inklusif, dan benar-benar berdampak bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.(dan)








