Beritabogor24jam.com – Kemacetan di jalur utama Citeureup–Cibinong, Kabupaten Bogor, menjadi persoalan klasik yang kerap dikeluhkan masyarakat.

Jalur ini setiap harinya dipadati kendaraan, baik dari arah kawasan industri Citeureup maupun menuju pusat pemerintahan dan perdagangan di Cibinong.

Menyikapi persoalan ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor menyiapkan solusi strategis dengan merencanakan pembangunan jalan baru sebagai jalur alternatif.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Ujang Supriadi, menuturkan bahwa jalur baru ini nantinya akan langsung terhubung dengan kawasan strategis.

Sehingga, kata dia, pengguna jalan tidak perlu lagi berlama-lama terjebak macet.

“Kalau dari arah Citeureup Cibinong biar langsung, nggak perlu antre, jadi nggak bakal kena macet,” ungkap dia, pada Minggu, 17 Agustus 2025.

Menurut Ujang, rencana pembangunan sudah masuk dalam tahap kajian teknis.

Ditargetkan, kajian ini bisa rampung dalam waktu dekat sehingga proyek dapat segera direalisasikan.

“Kalau saya, kajiannya aja mudah-mudahan dua bulan, tiga bulan ini,” katanya.

Drainase Jadi Perhatian

Sebelum pembangunan jalan dimulai, Dinas PUPR akan menata ulang saluran drainase.

Hal ini penting dilakukan karena kawasan Jalan Mayor Oking kerap dilanda banjir saat hujan deras.

“Karena banyak juga drainasenya harus dirapihkan dulu, karena di jalan Mayor Oking selalu banjir,” jelas Ujang.

Lebih lanjut, pembangunan jalan baru tersebut akan memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari ITC Cibinong.

Dengan dukungan tersebut, proyek tidak sepenuhnya membebani anggaran daerah, namun tetap memberikan manfaat besar bagi masyarakat.