Beritabogor24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor siap memulai pemasangan eskalator di Masjid Agung Baitul Faidzin, Cibinong.

Langkah tersebut dilakukan untuk mempermudah akses bagi jamaah lanjut usia (lansia), wanita hamil, maupun penyandang disabilitas yang ingin beribadah di masjid bersejarah tersebut.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan tahapan pembangunan telah berjalan dan eskalator mulai dipasang.

“Tahapannya kami mulai sekarang, jadi eskalator mulai dipasang,” ujar Rudy Susmanto, Senin, 10 November 2025.

Rudy menjelaskan, alasan utama pemasangan eskalator adalah kondisi tangga masjid yang terlalu menukik ke atas, sehingga menyulitkan para lansia untuk naik ke lantai dua.

“Iya tangganya sudah menukik tajam ke atas, sehingga sesepuh kita yang sepuh kalaupun mau ke masjid lebih nyaman pakai eskalator naik ke atas,” ungkapnya.

Dengan adanya eskalator, aktivitas ibadah para jamaah lansia diperkirakan akan lebih nyaman dan aman, tanpa harus khawatir terpeleset atau kelelahan saat menaiki tangga yang curam.

Penambahan Fasilitas Lain Masih Berjalan

Selain eskalator, Rudy menambahkan bahwa sejumlah fasilitas di Masjid Agung Baitul Faidzin terus diperbarui.

Renovasi meliputi pembongkaran tempat wudhu, perbaikan menara yang miring, dan fondasi awal pembangunan masjid.

“Tempat wudhu mulai dibongkar, menara yang miring sudah dihancurkan juga, tidak terlihat pembangunannya tapi itu fondasi awalnya,” terang Rudy.

Lebih lanjut, kata dia, pemasangan eskalator tidak hanya bermanfaat bagi lansia, tetapi juga bagi wanita hamil dan penyandang disabilitas, sehingga masjid menjadi lebih inklusif.

“Karena itu adalah masjid cikal bakal Kabupaten Bogor yang dibangun oleh Pak Edy Yoso,” kata dia.

Sebagai tambahan, pemasangan escalator tersebut dilakukan untuk menggantikan tangga menuju lantai dua Masjid Agung Baitul Faidzin.

Eskalator dipasang di dua sisi masjid, yakni kanan dan kiri, sehingga jamaah dapat memilih akses mana yang lebih nyaman dan aman.