Beritabogor24jam – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bogor terus memperkuat perannya dalam modernisasi pengelolaan masjid melalui inovasi digital. Kali ini, program Digitalisasi Masjid ISalaam dipresentasikan di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai langkah strategis menuju tata kelola masjid yang lebih maju dan terintegrasi.
Presentasi tersebut diterima langsung oleh Menteri Bappenas, Rachmat Pambudy, bersama jajaran pejabat terkait. Dalam forum ini, DMI Kabupaten Bogor berkolaborasi dengan pengembang platform ISalaam serta mitra perbankan untuk memaparkan konsep digitalisasi yang menghubungkan berbagai aspek pengelolaan masjid dalam satu sistem terpadu.
Ketua DMI Kabupaten Bogor, Irwan Kurniawan, menegaskan bahwa masjid memiliki peran yang lebih luas dari sekadar tempat ibadah. Menurutnya, masjid harus menjadi pusat kegiatan umat yang mencakup aspek sosial, ekonomi, hingga kesehatan masyarakat, yang semuanya dapat didukung melalui pemanfaatan teknologi digital.
Program ini juga mengusung konsep Satu Data Masjid Indonesia guna meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan. Selain itu, diperkenalkan pula program TALI ASIH yang berfokus pada penyediaan air bersih dan fasilitas bersuci yang layak, sesuai dengan standar syariah, demi menunjang kenyamanan jamaah.
Kementerian Bappenas menyambut positif inisiatif tersebut dan membuka peluang Kabupaten Bogor sebagai pilot project nasional. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi model pengembangan ekosistem masjid modern di Indonesia, sekaligus menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.(dan)










