Beritabogor24jam.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, akhirnya angkat suara menanggapi mandeknya penanganan longsor di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Permasalahan longsor yang terjadi di Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor itu terus menjadi momok bagi warga setempat.
Lebih dari satu hektare lahan milik warga lenyap akibat bencana tersebut, dan hingga kini belum ada tindakan konkret dari pemerintah.
Selain lahan yang hilang, puluhan rumah warga juga berada dalam zona rawan terdampak longsor susulan.
Dalam pernyataannya, Sastra menyatakan, akan segera meminta penjelasan resmi dari Pemerintah Daerah terkait kondisi dan tindak lanjut penanganan bencana.
“Untuk Gunung Putri itu nanti kami akan meminta data penjelasan dari Pemerintah Daerah, dan namanya Gubernur maklum sibuk ngurus seluruh wilayah di Jawa Barat,” ujar Sastra saat ditemui pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Meski menyadari tingginya beban kerja Gubernur, Sastra menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mendorong agar permasalahan ini tidak diabaikan.
Ia berjanji akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap dokumen dan data pendukung yang ada sebelum membawa kasus ini ke tingkat provinsi.
“Nanti akan kita cek dulu datanya, biar kita bisa mengusulkan ke Gubernur Jawa Barat,” jelasnya.
Sebagai informasi, peristiwa longsor di kawasan tersebut bukan hal baru.
Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri, telah mengajukan permohonan penanganan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga Kementerian PUPR sejak tahun 2020.
Namun, hingga pertengahan 2025, belum juga terlihat progres nyata dalam upaya penanggulangan bencana tersebut.










