Beritabogor24jam.com – Warga Kampung Babakan, Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, digemparkan oleh penemuan sebuah granat manggis jenis K75.

Insiden itu terjadi ketika tiga anak sedang bermain dan mencari kerang di aliran Sungai Si Kabayan pada Minggu, 30 November 2025.

Temuan tersebut sontak membuat kawasan tersebut menjadi pusat perhatian warga karena potensi bahaya dari bahan peledak tersebut.

Granat yang ditemukan adalah granat jenis K75 asal Korea, yang dikenal memiliki daya ledak cukup kuat.

Kondisi granat yang telah terlepas pin-nya membuat situasi semakin mengkhawatirkan sehingga aparat keamanan bergerak cepat mengamankan lokasi.

Kronologi Penemuan Granat oleh Tiga Bocah

Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, membenarkan temuan bahan peledak tersebut.

Ia menjelaskan, kejadian terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ketika tiga anak bernama Bima (13), Tian (11), dan Ramji (13) sedang bermain di sungai untuk mencari kerang dan mandi.

“Satu buah Granat manggis jenis K75 Korea dengan kondisi pin telah terlepas ditemukan di aliran sungai Si Kabayan,” ujar Kompol Maman kepada wartawan, Senin, 1 November 2025.

Kejadian bermula ketika Bima, saat menangkap kerang di dasar sungai, merasakan benda logam yang berbeda dari biasanya.

Setelah diangkat ke permukaan, barulah diketahui bahwa benda tersebut adalah granat manggis.

Ketiga anak tersebut langsung panik namun menunjukkan respon cepat dengan segera melaporkan temuan itu ke aparat desa.

“Ketiganya segera melaporkan temuan tersebut ke Kantor Desa Babakan, dan diteruskan ke pihak kepolisian,” ungkap dia.

Menerima laporan itu, pihak kepolisian bergerak cepat. Tim Polsek Parung tiba di lokasi sekitar pukul 13.50 WIB.

Kondisi granat yang ditemukan dengan pin sudah terlepas membuat polisi langsung melakukan pengamanan radius agar warga tidak mendekat.

Potensi bahaya yang ditimbulkan dari posisi pin yang telah terlepas membuat situasi sangat sensitif.

Tim kepolisian memastikan area benar-benar steril sambil menunggu tim khusus penanganan bahan peledak.

Evakuasi granat baru dapat dilakukan pada pukul 16.00 WIB oleh Tim Denpal Kota Bogor.

Proses pengangkatan dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi granat yang sangat rawan.

Setelah berhasil dievakuasi, kata dia, granat dibawa oleh Tim Denpal untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

“Sudah di evakuasi oleh Denpal Bogor untuk penanganan lebih lanjut,” tutup dia.