
Enam Sekolah Baru Bakal Di Bangun Gubernur Dedi Mulyadi, Salah Satunya SMAN 3 Jonggol
Beritabogor24jam – Pembangunan unit sekolah baru (USB) SMAN 3 Jonggol sudah dipastikan saat Disdik Jawa Barat meninjau ke kawasan Citra Indah City Jonggol, Kabupaten Bogor, Mei 2025 lalu.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana akan membangun 6 unit sekolah baru di Kabupaten Bogor, salah satunya SMAN 3 Jonggol.
“Kita melihat lokasi yang akan dibangun untuk SMAN 3 Jonggol, udah ada hibah dari pengembang ke kabupaten.
Kita dari provinsi ingin status tanahnya ini jelas, dari kabupaten (sudah dihibahkan) ke provinsi,” kata Kepala Disdik Jawa Barat Purwanto.
Sementara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan syarat kepada Pemerintah Kabupaten Bogor sebelum merestui pembangunan 6 sekolah negeri baru.
“Saya sudah meminta Bupati Bogor untuk mendata anak-anak sekolah lulusan SMP dan tahun ini kita Pemprov Jabar akan menambah sebanyak enam SMA Negeri di Kabupaten Bogor,” katanya saat peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Meski demikian, dirinya harus mendata terlebih dahulu siswa lulusan SMP di Kabupaten Bogor dan harus diangka lebih 70 persen angka kelulusan.
“Nah nanti akan saya data dan ditambah SMA Negeri di Bogor sesuai minimal mendekati diangka 70 persen dari lulusan SMP, untuk pembangunan unit sekolah baru (USB) SMA Negeri ini tahun depan harus selesai,” tegasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor menyebut ada dua wilayah Kecamatan yang sudah sangat siap untuk dibangun unit sekolah baru (USB) SMA Negeri.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, dua sekolah tersebut adalah SMAN 1 Kemang dan SMAN 3 Jonggol.
“Kalau saat ini kaitan dengan hibahnya, ada SMAN 1 Kemang dan SMAN 3 Jonggol yang sudah disiapkan lahan hibahnya, mudah-mudahan dalam waktu dekat segera ditanda tangan oleh Bupati,” katanya.
Ia menuturkan, bahwa Pelaksanaan SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) di dua sekolah tersebut juga sudah dilaksanakan. “Ya hanya dua tahun ini dan anggarannya sudah siap dan penerimaan (murid) juga sudah berjalan,” tukasnya. ***










