Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat tata kelola data sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan melalui implementasi Satu Data Indonesia. Upaya tersebut diwujudkan lewat Rapat Koordinasi Proses Bisnis Statistik Sektoral yang diselenggarakan Diskominfo Kabupaten Bogor bersama seluruh perangkat daerah.

Forum koordinasi ini menjadi wadah menyelaraskan proses pengelolaan data sektoral agar lebih akurat, terintegrasi, dan sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia. Kegiatan juga menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Jawa Barat dan Badan Pusat Statistik untuk berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan statistik.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menegaskan bahwa kualitas data merupakan pondasi utama dalam menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Ia mengingatkan bahwa data yang tidak akurat akan berdampak pada kurang optimalnya kebijakan yang diambil pemerintah.

Sebagai Wali Data, Diskominfo terus mendorong seluruh perangkat daerah memperkuat kolaborasi dan menghilangkan ego sektoral dalam pengelolaan data. Menurutnya, seluruh data merupakan aset pemerintah daerah yang harus dimanfaatkan bersama demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ke depan, koordinasi antarpengelola data akan terus ditingkatkan secara rutin seiring dinamika perubahan data. Pemkab Bogor juga akan terus mengoptimalkan portal Open Data sebagai sarana penyediaan informasi publik yang mudah diakses, transparan, dan mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.(dan)