beritabogor24jam.com – Puncak ibadah haji 2025 di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) akan segera berakhir. Ribuan jamaah haji Indonesia yang tergabung dalam kelompok Nafar Tsani dijadwalkan meninggalkan Mina menuju Kota Makkah pada Senin (9/6/2025) pukul 16.30 Waktu Arab Saudi (WAS).

Setelah waktu tersebut, seluruh rangkaian aktivitas ibadah di Mina dinyatakan selesai. Jamaah kemudian akan melanjutkan ke Masjidil Haram untuk menjalankan serangkaian ibadah wajib, seperti tawaf ifadah, sai, tahallul kedua, dan tawaf wada.

Artinya, jamaah haji Indonesia yang berjumlah 221.000 jamaah tinggal selangkah lagi menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sempurna, dan dengan jumlah kematian tahun ini 175 jamaah.

Banyak dari mereka menyampaikan pengalaman positif selama menjalani proses haji tahun ini.

Salah satunya adalah Nurun Jalis, jamaah Kloter 65 Embarkasi Solo (SOC65), yang mengaku mendapat pelayanan maksimal selama berada di Arab Saudi — mulai dari bandara, Makkah, hingga di kawasan Armuzna.

“Alhamdulillah, perjalanan ibadah saya lancar. Sebelum berangkat, saya sudah siapkan banyak hal antisipasi masalah. Tapi ternyata, semuanya berjalan baik,” ujarnya kepada tim Media Center Haji di Mina, Minggu (8/6/2025).

Nurun juga memuji koordinasi dengan ketua kloter dan petugas kesehatan yang membuat dirinya tidak mengalami kendala berarti selama pelaksanaan ibadah.

Meskipun ada sedikit antrian di beberapa titik, Nurun menegaskan itu tidak sampai mengganggu kekhusyukan ibadahnya. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang dinilainya sangat membantu.

“Petugas benar-benar menjadi penopang kami di sini. Semoga semua usaha mereka mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” tuturnya dengan haru.

Hal serupa juga disampaikan oleh Tohari, jamaah asal Lumajang, Jawa Timur. Meski sempat harus berjalan kaki dari Muzdalifah ke Mina, ia tak merasa kesulitan karena adanya pendampingan dari petugas.

“Pendampingan dari awal sampai akhir sangat luar biasa. Kami selalu didampingi, dilayani, dan dibimbing dengan sabar,” kata Tohari.

Dengan semakin dekatnya penyelesaian rangkaian ibadah haji, cerita-cerita seperti Nurun dan Tohari memberikan gambaran nyata betapa kuatnya semangat serta dukungan yang hadir di tengah perjalanan spiritual jutaan umat Muslim di Tanah Suci.