Beritabogor24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi menambah 9.687 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu untuk mengisi berbagai kebutuhan operasional di lingkungan pemerintah daerah.
Penambahan jumlah pegawai dalam skala besar ini menjadikan total pegawai, baik ASN eksisting maupun PPPK paruh Waktu mencapai lebih dari 33 ribu orang.
Jumlah tersebut menandai salah satu rekrutmen terbesar di tingkat kabupaten di Indonesia.
Dengan kebutuhan pelayanan publik yang kompleks, penambahan tenaga operasional dianggap sebagai fondasi utama untuk menjaga kelancaran aktivitas pemerintahan di tingkat teknis.
Mayoritas Diisi Tenaga Operasional
Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri, menjelaskan bahwa sebagian besar dari 9.687 PPPK yang diangkat merupakan tenaga operasional yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan lapangan.
Mulai dari petugas kebersihan, petugas keamanan, hingga sopir, formasi ini dirancang untuk memperkuat sektor-sektor yang membutuhkan kehadiran personel dalam jumlah besar.
“Yang kita angkat saat ini 9.687 adalah sebagian besar tenaga kebersihan, security, driver, petugas operasional,” ujar Yunita kepada wartawan.
Penambahan tersebut sekaligus memastikan layanan dasar di lingkungan pemerintahan tetap berjalan optimal.
Para tenaga operasional ini nantinya akan ditempatkan di berbagai perangkat daerah, termasuk sekolah, kantor kecamatan, kantor dinas, hingga fasilitas publik lainnya.
Di balik rekrutmen besar ini, Yunita menekankan adanya tantangan signifikan dalam pemerataan pegawai.
Kabupaten Bogor, dengan luas wilayah dan populasi mencapai 6,3 juta jiwa, memiliki kebutuhan layanan publik yang berbeda dibandingkan kabupaten/kota lain di sekitarnya.
“Sebisa mungkin kita meratakan penyebarannya karena Kabupaten Bogor sekarang 6,3 jiwa tentu berbeda penanganannya dengan kabupaten/kota di sekitar kita,” katanya.
Pemerataan menjadi kunci agar setiap wilayah, baik pusat maupun pelosok, dapat menerima layanan publik yang merata.
Pemkab Bogor juga menyiapkan pemetaan kebutuhan untuk memastikan tenaga PPPK ditempatkan secara proporsional sesuai kebutuhan unit kerja.
Total PPPK Sudah Capai 13.258 Orang dari Tiga Tahap
Yunita turut menjelaskan progres keseluruhan rekrutmen PPPK di Kabupaten Bogor yang telah dilakukan sejak tahap pertama.
Hingga pengangkatan paruh waktu terbaru ini, kata dia, total PPPK yang telah diangkat mencapai 13.258 orang.
“Kalau total yang sudah kita angkat dari tahap 1 itu 13.258 yang sudah kita angkat tahap 1, tahap 2, dan terakhir ini yang paruh waktu,” jelasnya.
Angka tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Bogor dalam memperkuat struktur pegawai secara berkelanjutan.
Selain menambah layanan operasional, pemerintah daerah juga berupaya memastikan keberlanjutan rekrutmen dalam beberapa gelombang.
Meski ribuan pegawai telah diangkat, Yunita menyebut, masih ada lebih dari 11 ribu tenaga potensial yang belum dapat mengikuti PPPK paruh waktu karena tercatat sudah mengikuti seleksi CPNS sebelumnya.
“Ada 11 ribu lagi yang harus kita pilah. Ini yang sedang kita komunikasikan dengan pihak pusat seperti apa mereka ke depan,” ujarnya.
Terkait kebutuhan pegawai di tahun berikutnya, dia mengatakan, Pemkab Bogor masih menunggu regulasi dan kebijakan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum menetapkan formasi tambahan.
“Kami belum bisa berbicara lebih lanjut karena perlu komunikasi lebih lanjut. Tapi dengan statement dari Pak Bupati, Kabupaten Bogor siap,” tutupnya.










