Beritabogor24jam.com – Perjuangan panjang belasan warga Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan setelah melakukan aksi longmarch menuju Gedung Sate, Bandung.
Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM.
Aksi ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan simbol perlawanan moral terhadap berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat desa.
Perjalanan yang ditempuh para warga ini mencerminkan betapa kuatnya keinginan mereka agar suara masyarakat kecil didengar oleh pemangku kebijakan.
Sesampainya di Bandung, rombongan warga Rumpin sendiri sempat bermalam di halaman Gedung Sate, pusat pemerintahan Jawa Barat.
Meski sempat berharap dapat bertatap muka dengan Gubernur Dedi Mulyadi, kenyataannya mereka belum berhasil bertemu langsung.
Namun, perjuangan mereka tak berakhir sia-sia. Semangat dan tekad yang ditunjukkan menjadi bukti masyarakat desa juga berhak menyuarakan aspirasi dengan cara damai.
Dijemput Kepala Desa Sukamulya
Kepala Desa Sukamulya, Ikhwan Nur Arifin, telah menjemput langsung warganya di Bandung, pada Rabu malam, 16 Juli 2025,
Rombongan kemudian tiba kembali di kampung halaman pada Kamis dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.
Suasana haru menyelimuti kedatangan mereka. Keluarga dan warga desa menyambut kepulangan para pejuang aspirasi ini dengan bangga.
Ikhwan Nur Arifin menyatakan, rasa bangganya terhadap keberanian dan semangat pemuda Sukamulya.
Menurutnya, aksi tersebut adalah bukti nyata bahwa generasi muda peduli terhadap pembangunan dan masa depan desanya.
“Kami bangga anak-anak muda Sukamulya mampu menunjukkan semangat perjuangan dan keberanian. Ini bukan hanya perjalanan fisik, tapi langkah moral yang patut diapresiasi,” kata Ikhwan dalam keterangannya.
Lebih lanjut, kata Ikhwan, aksi ini bukan sekadar mencari perhatian, melainkan bentuk tanggung jawab sosial untuk membawa perubahan bagi desanya
“Aksi ini bukan sekadar simbolik, melainkan representasi semangat pemuda desa untuk terlibat dalam perubahan sosial yang lebih luas,” tegasnya.










