Beritabogor24jam.com – Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga korban kecelakaan minibus Elf asal Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin siang, 6 Oktober 2025.

Tangis keluarga pecah ketika dua peti jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 13.56 WIB setelah menempuh perjalanan panjang dari Lampung.

Pantauan BeritaBogor24Jam, keluarga, tetangga, dan kerabat korban tampak memadati halaman rumah duka untuk memberikan doa serta dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Sejumlah pelayat terlihat meneteskan air mata saat jenazah diturunkan dari mobil ambulans.

Kedua korban diketahui merupakan pasangan suami istri yang turut menjadi penumpang dalam rombongan minibus Elf.

Perjalanan Pulang yang Berakhir Duka

Kecelakaan tersebut terjadi saat rombongan warga Cibinong tengah dalam perjalanan pulang usai menghadiri acara keluarga di Lampung, pada Minggu, 5 Oktober 2025.

Dari keterangan yang dihimpun, minibus Elf yang membawa 13 penumpang diduga kehilangan kendali di jalur menurun dan menikung tajam hingga terjun ke jurang di pinggir jalan.

Camat Cibinong, Acep Sajidin, membenarkan insiden tersebut dan mengatakan bahwa kecelakaan itu merupakan kecelakaan tunggal.

“Benar, salah satu kendaraan rombongan warga Nanggewer mengalami kecelakaan tunggal saat perjalanan pulang dari Lampung,” ungkapnya.

Menurut Acep, dua orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian, sementara sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

“Dari 13 penumpang, dua orang meninggal dunia, enam orang sudah tiba di Bogor, dan empat di antaranya masih dirawat di RSUD Cibinong. Sisanya masih berada di Lampung,” ujarnya.

Salah satu korban luka berat,kata Acep, adalah sopir minibus bernama Acep, warga Cibinong, yang kini menjalani perawatan intensif di RSUD Cibinong.

“Yang luka berat itu sopir, warga Cibinong juga. Saat ini masih dalam penanganan dokter dan kondisinya belum stabil,” tambah Camat Acep.

Sementara itu, lima korban masih berada di Lampung dirawat di rumah sakit setempat.

Lalu, dua korban lainnya disebut mengalami luka ringan dan telah diizinkan pulang.

Camat Cibinong sendiri turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut.

Ia berharap keluarga korban diberi kekuatan dan kesabaran menghadapi cobaan berat ini.

“Saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian musibah ini. Semoga almarhum dan almarhumah diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya.