Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten Bogor terus menyusun berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pembangunan di tengah tantangan fiskal tahun anggaran 2026. Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika menegaskan bahwa peningkatan pendapatan daerah dan penguatan kolaborasi menjadi dua fokus utama yang harus dijalankan secara beriringan.

Ajat menjelaskan bahwa seluruh perangkat daerah perlu meningkatkan kepekaan terhadap kondisi fiskal agar mampu mengambil kebijakan yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Menurutnya, setiap rupiah anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah terus didorong melalui pemanfaatan aset daerah seperti videotron, billboard, dan ruang publik lainnya. Di samping itu, pendataan serta penataan perizinan villa di kawasan Puncak akan diperkuat guna mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.

Di tengah keterbatasan fiskal, Pemkab Bogor tetap memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik. Program penataan lingkungan, normalisasi drainase, serta kebersihan kawasan akan terus dilaksanakan melalui kerja sama lintas perangkat daerah bersama masyarakat.

Ajat menilai sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, hingga masyarakat merupakan modal utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Penataan kawasan Cijayanti hingga Bojong Koneng menjadi salah satu contoh kolaborasi yang diharapkan mampu menghadirkan wajah Kabupaten Bogor yang semakin tertata dan nyaman.(dan)