Beritabogor24jam.com – Kecelakaan lalu lintas merenggut pengendara motor usai gagal menyalip bus di Jalan Raya Cileungsi–Jonggol, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Senin, 8 Desember 2025.

Jalur tersebut selama ini dikenal sebagai kawasan lalu lintas padat, dengan arus kendaraan yang ramai terutama pada jam pulang kerja.

Menurut keterangan kepolisian, kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Yamaha Lexi bernopol F-6907-FGO yang dikendarai perempuan berinisial S M, serta bus Mercedes Benz bernopol AD-7438-OG yang dikemudikan pria berinisial A P.

Insiden terjadi ketika korban mencoba menyalip bus yang berada di depannya, namun manuver tersebut tidak berjalan mulus.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdyan Mulya, menjelaskan bahwa kecelakaan dipicu benturan antara motor korban dengan bagian kiri bodi bus.

Benturan tersebut menyebabkan hilangnya keseimbangan motor hingga akhirnya terjadi insiden tragis.

“Stang sebelah kanan sepeda motor Yamaha Lexi membentur bodi bagian kiri bus,” ujar Ipda Ferdyan saat dikonfirmasi, Selasa, 9 Desember 2025

Benturan kecil itu menjadi awal dari kecelakaan besar. Korban jatuh ke arah kanan, tepat ke jalur roda bus, sehingga tabrakan fatal tak bisa terhindarkan.

Detik-Detik Korban Terjatuh dan Terlindas Bus

Ipda Ferdyan memaparkan lebih lanjut bahwa hilangnya keseimbangan membuat motor korban langsung berguling ke arah kanan jalan. Nasib buruk menimpa korban saat tubuhnya jatuh di depan ban belakang kiri bus.

“Pengendara kemudian terjatuh ke sebelah kanan tepat di depan ban belakang kiri bus, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Situasi tersebut membuat korban mengalami luka berat yang sangat kritis.

Meski sempat dievakuasi dengan cepat ke rumah sakit, nyawa korban tak tertolong.

Korban sendiri dilarikan ke RS Abdul Radjak tidak lama setelah kejadian.

Namun, tim medis menyatakan bahwa kondisi korban sudah sangat parah akibat benturan keras dan posisi jatuh yang fatal.

“Korban mengalami luka memar pada bagian perut dan luka terbuka di kaki sebelah kiri,” terang Ipda Ferdyan.

Pihak kepolisian memastikan pemeriksaan lanjutan telah dilakukan untuk memastikan detail kejadian, serta melakukan pendalaman terkait kemungkinan faktor lain.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian materi.

Menurut pihak kepolisian, nilai kerugian ditaksir tidak terlalu besar, namun dampak kecelakaan ini jauh lebih besar bagi keluarga korban.

“Material kurang lebih Rp500 ribu rupiah,” kata dia.