Pemkab Bogor Siap Bebaskan Sejumlah Lahan untuk Jalan dan Normalisasi Sungai, Ini Penjelasan Wakil Bupati

 

Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Tim Percepatan Pembangunan memfokuskan percepatan pengadaan tamah untuk tiga titik jalan. Yakni Jalan Khusus Tambang, Jalan Bomang dan Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur.

Pemerintah Kabupaten Bogor di tahun anggaran 2025 akan membebaskan sejumlah lahan untuk kepentingan proyek pembangunan jalan dan normalisasi sungai.

Terdapat 9 proyek yang memerlukan pengadaan tanah, antara lain Jalan Khusus Tambang, Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang), Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabugur, dan Jalan Malasari-Batas Sukabumi.

Kemudian, Jalan Poros Tengah Timur (PTT) atau lebih dikenal Jalan Puncak 2, Jalan Alternatif Puncak Lingkar Selatan, Jalan Raya Cikaret, Jalan H. Moh Ashari, serta lahan untuk normalisasi Sungai Cikeas dan Cileungsi.

Terungkap dalam rapat evaluasi Pemkab Bogor demgan tim percepatan pembangunan yang dipimpin Wakil Bupati Bogor.

Dijelaskan Wabup Bogor, pengadaan lahan untuk Jalan Khusus Tambang, Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang), dan Jalan Lingkar Leuwiliang–Rancabungur untuk mempercepat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Suryanto Putra mengatakan, penyelesaian pembebasan lahan berikut pembangunan jalur lambat Jalan Bomang ditarget rampung pada tahun ini.

Saat ini tahapannya sudah masuk proses dokumen pengadaan. Sementara itu, proses verifikasi  belum terbit. “Untuk luasan lahannya sekitar 7.000 meter persegi yang dalam proses,” katanya.

Selain membekaskan lahan, pembangunan jalur lambat Bomang juga menjadi fokus pekerjaan fisik tahun ini. Jalur tersebut merupakan bagian dari proyek lanjutan yang belum selesai pada tahun sebelumnya. “Tapi di luar pembangunan jembatan,” ungkapmya.

Suryanto Putra menjelaskan, pembangunan jalur lambat di ruas Bomang dianggarkan sebesar Rp33 miliar untuk panjang sekitar 2,252 kilometer. Namun, anggaran tersebut belum termasuk dana pembebasan lahan yang hingga kini masih menunggu pencairan,” terangnya.

Jalan Bomang memiliki panjang sekitar 8,5 kilometer. Pemkab Bogor terakhir menganggarkan pembangunan Jalan Bomang menggunakan APBD tahun anggaran 2023 dengan nilai Rp3 miliar.
Sedangkan pada 2022, Pemkab Bogor menganggarkan Rp45 miliar.

Secara keseluruhan, dibutuhkam Rp1,6 triliun untuk menyambungkan Jalan Tegar Beriman Cibinong dengan Jalan Raya Parung melalui Jalan Bomang. ***