Beritabogor24jam – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Budaya Ngalokat Cai yang digelar di kawasan Talaga Saat, Kecamatan Cisarua. Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat semakin peduli terhadap keberlangsungan sumber daya alam, khususnya kawasan hulu.

Sebagai salah satu daerah tangkapan air penting, Talaga Saat dipilih karena memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Berbagai kegiatan konservasi dilakukan, mulai dari pelepasan ikan dan burung, penanaman pohon, pembuatan lubang biopori, hingga penebaran eco enzyme yang bertujuan mendukung kualitas lingkungan secara alami.

Mewakili Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menegaskan bahwa menjaga lingkungan harus dimulai dari sumbernya. Menurutnya, keberadaan kawasan hulu yang sehat akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta mendukung keberlanjutan sumber daya air di wilayah yang lebih luas.

Selain aksi konservasi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui pengukuhan Forum Kampung Ramah Lingkungan. Forum tersebut diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan lingkungan di tingkat lokal.

Budaya Ngalokat Cai menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pelestarian nilai budaya. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Pemkab Bogor berharap gerakan ini terus berkembang menjadi budaya yang mengakar dan memberi manfaat jangka panjang bagi kelestarian alam Kabupaten Bogor.(dan)