Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern dan tepat sasaran melalui uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos). Program yang dilaksanakan di Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong ini mendapat apresiasi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia karena dinilai mampu mendorong sistem penyaluran bantuan yang lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.
Direktur Jaminan Sosial Direktorat Jaminan Sosial Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, Faisal, menyampaikan bahwa pelaksanaan uji coba di Kabupaten Bogor berjalan dengan baik. Antusiasme masyarakat dalam mengikuti proses registrasi menjadi salah satu indikator positif keberhasilan program tersebut, ditambah dukungan para agen yang aktif membantu masyarakat selama proses pendaftaran.
Menurut Faisal, digitalisasi bansos merupakan langkah penting untuk memperkuat tata kelola perlindungan sosial di Indonesia. Dengan sistem yang lebih terbuka dan berbasis digital, proses verifikasi penerima manfaat dapat dilakukan lebih akurat sehingga bantuan yang diberikan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bapperida Kabupaten Bogor, Tika Mustika, menjelaskan bahwa keberhasilan uji coba ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta para agen di lapangan. Ke depan, Pemkab Bogor akan memperluas jaringan agen hingga melibatkan perangkat desa dan kelurahan agar proses pendataan serta penginputan data semakin cepat dan efektif.
Sementara itu, Lurah Tengah Kecamatan Cibinong, Awan Sundapa, menilai digitalisasi bansos menjadi solusi untuk menjawab berbagai keluhan masyarakat terkait ketepatan penerima bantuan. Ia berharap sistem baru ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penyaluran bansos sekaligus memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar berhak sesuai ketentuan.(dan)










