
Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi dinamika global yang berpotensi memengaruhi sektor pangan. Salah satu langkah konkret yang didorong adalah memperkuat ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga melalui pemanfaatan pekarangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, mengungkapkan bahwa konflik global dapat berdampak pada terganggunya distribusi bahan pangan. Kondisi ini perlu diantisipasi sejak dini agar masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar.
Ia menekankan bahwa pekarangan rumah dapat menjadi sumber pangan yang produktif jika dikelola dengan baik. Berbagai jenis tanaman seperti sayuran, cabai, hingga tanaman umbi bisa ditanam secara sederhana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Program ini juga merupakan bagian dari arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat. Pemerintah daerah pun telah menyediakan contoh praktik urban farming sebagai media pembelajaran bagi warga untuk memanfaatkan lahan terbatas.
Dengan gerakan ini, diharapkan masyarakat semakin mandiri dan memiliki cadangan pangan sendiri. Upaya kolektif tersebut diyakini mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan.(dan)









