Beritabogor24jam.com – Gudang material yang berlokasi di Jl. Sejahtera RT 05/RW 02, Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, dilalap api pada Selasa, 25 November 2025 sekitar pukul 18.45 WIB.
Kebakaran tersebut mengejutkan warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan menimbulkan kobaran tinggi akibat banyaknya material mudah terbakar yang tersimpan di dalam gudang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, membenarkan peristiwa tersebut dan mengungkapkan bahwa penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting atau gesekan kelistrikan.
“Sumber api penyebab kebakaran gesekan kelistrikan,” ujar Yudi Santosa, Rabu, 26 November 2025.
Ia menjelaskan, korsleting tersebut memicu percikan yang kemudian membakar material-material sensitif seperti tiner, cat, dan karbit yang tersedia dalam jumlah cukup banyak di dalam gudang.
Kobaran api pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Asep pada pukul 18.45 WIB. Laporan itu kemudian diterima oleh petugas Damkar pada pukul 18.53 WIB.
“Tim langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan,” ungkap Yudi.
Namun, sesampainya di lokasi, petugas mendapati api sudah dalam kondisi besar. Kepulan asap hitam serta cahaya merah sebelumnya sempat terlihat oleh warga dari celah bangunan gudang yang tertutup.
Saksi Melihat Asap dan Cahaya Merah dari Dalam Gudang
Yudi mengungkapkan, awal mula kejadian terlihat dari laporan warga yang melihat tanda-tanda kebakaran sebelum api benar-benar membesar.
“Setelah melaporkan ke karyawan yang tinggal di mess, dibuka sama karyawannya dan waktu dibuka sama dia api sudah membesar dan dirinya mencoba memadamkan api,” tuturnya.
Karyawan tersebut berusaha memadamkan api menggunakan APAR dan air seadanya.
Usaha itu tidak membuahkan hasil karena api bergerak cepat dan menyebar ke seluruh area gudang.
Upaya pemadaman sempat mengalami kendala karena lokasi gudang berada di kawasan padat penduduk dan jauh dari sumber air. Kondisi tersebut membuat proses penyiraman tidak berjalan optimal di tahap awal.
Meski begitu, beruntungnya tidak terdapat korban jiwa dalam insiden ini.
“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” terang Yudi.
Untuk menangani kebakaran yang cukup besar tersebut, Damkar Kabupaten Bogor mengerahkan tujuh unit kendaraan pemadam.
Kombinasi upaya pemadaman dan pendinginan berlangsung selama beberapa jam hingga api benar-benar bisa dikendalikan.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.02 WIB, atau hampir empat jam setelah laporan pertama diterima.
“Pemadaman dilakukan selama 4 jam, dengan tujuh unit kendaraan yang menangani,” tutupnya.










