Beritabogor24jam.com – Kebakaran melanda Gudang Peralatan Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, pada Senin, 10 November 2025, pukul 08.25 WIB.
Kobaran api diduga berasal dari korsleting listrik, yang kemudian menyambar sejumlah material mudah terbakar di dalam gudang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di gudang peralatan desa.
“Terjadinya korsleting listrik dari dalam gudang dan menyambar material yang mudah terbakar sehingga api membesar,” ujar Yudi saat dikonfirmasi.
Dugaan sementara ini menjadi perhatian serius karena gudang peralatan desa biasanya menyimpan berbagai barang yang mudah terbakar, termasuk dokumen, perlengkapan kerja, dan peralatan elektronik.
Awal Mula Kebakaran
Beruntung, kebakaran dapat terdeteksi lebih awal berkat kesigapan seorang linmas desa yang berada di lokasi. Kesigapan ini mencegah api merembet ke gedung kantor utama.
“Ada linmas desa yang mengetahui, beruntung api tidak menjalar ke yang lain,” tambah Yudi.
Tindakan cepat ini diyakini telah menyelamatkan kantor desa dari kerusakan lebih besar, sekaligus mengurangi potensi kerugian materiil yang signifikan.
Meski berhasil dikendalikan, proses pemadaman api tidak berjalan mulus. Tim Damkar Kabupaten Bogor mengalami kendala berupa jarak tempuh yang jauh dan kontur jalan yang kurang mendukung.
Menurut Yudi, perjalanan sejauh 20 kilometer dari sektor menuju lokasi kejadian menghambat laju kendaraan pemadam.
“Kontur jalan yang kurang baik membuat respon time tidak sesuai standar,” ujarnya.
Kendati menghadapi kendala tersebut, tim Damkar Kabupaten Bogor berhasil memadamkan api dalam waktu 40 menit.
Kepala Dinas Damkar memastikan situasi saat ini sudah kondusif, dan seluruh petugas telah menarik diri dari lokasi.
“Situasi akhir, alhamdulillah sudah kondusif, dengan waktu penanganan 40 menit,” ungkap dia.










