Beritabogor24jam – Upaya membangun pemerintahan yang bersih di Kabupaten Bogor terus dilakukan dengan memperkuat kesadaran antikorupsi di lingkungan aparatur. Pemkab Bogor melalui Inspektorat menggelar Sosialisasi Antikorupsi di Kecamatan Cariu sebagai bagian dari edukasi mengenai pentingnya integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Sosialisasi tersebut melibatkan aparatur kecamatan dan desa, mulai dari pejabat struktural dan fungsional, pegawai kecamatan, kepala desa, hingga sekretaris desa. Masyarakat juga turut dilibatkan agar pemahaman mengenai pencegahan korupsi dapat dibangun secara bersama antara penyelenggara pemerintahan dan masyarakat.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Yaudin Sogir, menyampaikan bahwa upaya pencegahan korupsi harus diawali dari kesadaran pribadi. Ia mengingatkan bahwa penyelenggara pemerintahan memiliki amanah dalam mengelola administrasi, keuangan, serta memberikan pelayanan yang menjadi hak masyarakat.
Pesan serupa disampaikan Camat Cariu, Pardi. Ia menilai aturan dan pengawasan perlu diikuti dengan kemauan dari setiap individu untuk menghindari penyimpangan. Menurutnya, ketika tidak ada niat untuk melakukan pelanggaran, upaya pencegahan potensi korupsi akan lebih mudah dilakukan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Bogor mendorong agar antikorupsi tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Kepatuhan terhadap aturan, keterbukaan, tanggung jawab, dan keberanian untuk saling mengingatkan diharapkan menjadi kebiasaan dalam penyelenggaraan pemerintahan hingga tingkat desa.(dan)










