Beritabogor24jam – Atas arahan Bupati Bogor, kawasan lahan Bomang terus ditata dengan konsep pembagian fungsi di setiap area. Langkah ini melibatkan berbagai perangkat daerah agar pemanfaatan lahan dapat berjalan sesuai kebutuhan masing-masing sektor.

Kapten Inf. Wawan selaku Koordinator Ketahanan Pangan Bomang mengatakan, kawasan tersebut terbagi menjadi sekitar 20 area. Masing-masing memiliki peruntukan yang berbeda, menyesuaikan karakteristik lahan dan kapasitas perangkat daerah yang terlibat.

Distanhorbun mendapat porsi untuk pengembangan pertanian dan perkebunan, sementara Dinas Perikanan telah menyiapkan fasilitas bioflok. DLH juga mendapat area yang telah diratakan, sedangkan Dishub mulai melakukan penataan melalui pemasangan rambu di sejumlah titik.

Pengembangan kawasan juga mencakup ekowisata dan fasilitas olahraga. Dispora melakukan penataan di Area 5 dan Area 6, sementara pengerjaan sejumlah area lainnya terus didukung alat berat, termasuk tambahan satu unit traktor.

Menurut Kapten Wawan, tidak seluruh lahan akan diratakan karena kondisi kontur harus tetap dipertahankan pada bagian tertentu. Penataan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan fungsi lahan sekaligus menjaga kestabilan jalan dan tebing.(dan)