
Satu ASN Layani 219 Warga, BKPSDM Kabupaten Bogor Perkuat Digitalisasi Pelayanan
Beritabogor24jam – Dengan jumlah penduduk lebih dari 5,6 juta jiwa dan hanya 25.764 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersebar di seluruh wilayah, tantangan pelayanan publik di Kabupaten Bogor bukan hal sepele.
Dari data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, saat ini terdapat 12.126 PNS dan 13.639 PPPK, yang sebagian besar merupakan tenaga pendidik. Artinya, satu ASN di Kabupaten Bogor rata-rata harus melayani sekitar 219 warga.
Meski beban pelayanan tidak sebanding dengan jumlah personel, pemerintah daerah tidak tinggal diam. Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri, menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong transformasi pelayanan berbasis teknologi.

“Kabupaten Bogor itu luas, ada 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan. Tidak bisa disamakan dengan daerah tingkat dua lainnya. Maka ketika jumlah ASN belum ideal, kualitasnya yang kita dorong,” ujar Yunita, Rabu (9/7/2025).
Langkah konkret yang dilakukan BKPSDM adalah memperkuat pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Digitalisasi diyakini menjadi jawaban atas keterbatasan kuantitas ASN.
“Kami terus tingkatkan kapasitas ASN dalam penguasaan teknologi informasi. Pelayanan harus merata dan tetap berkualitas, walaupun dengan SDM yang terbatas,” tambahnya.
Yunita menyebut, transformasi digital ini bukan hanya soal efisiensi kerja, tetapi bagian dari upaya menciptakan ASN yang adaptif, cepat tanggap, dan siap melayani masyarakat secara luas.
Meskipun tantangan besar, Pemerintah Kabupaten Bogor melihat ini sebagai momen untuk melahirkan ASN yang bukan sekadar pengisi struktur birokrasi, tetapi pahlawan pelayanan publik—yang siap menjawab kebutuhan warga, kapan pun dan di mana pun.(***)










