Beritabogor24jam.com — Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perhubungan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan ketertiban dan kelancaran lalu lintas di berbagai titik strategis. Salah satu titik fokus saat ini adalah kawasan Simpang Pasar Cibinong — area vital yang kerap menjadi pusat kemacetan akibat tingginya volume kendaraan dan aktivitas perdagangan masyarakat.

Simpang Pasar Cibinong dikenal sebagai kawasan dengan lalu lintas padat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Kondisi ini kerap memicu kemacetan serta meningkatkan potensi konflik antar pengguna jalan.

Sebagai solusi, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor akan mengaktifkan kembali Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di kawasan tersebut. Uji coba pengaktifan APILL dijadwalkan akan dimulai pada Selasa, 8 Juli 2025 pukul 06.00 WIB.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Jalan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan sistem lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan manusiawi.

> “Penataan ini kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab kami dalam menciptakan ruang lalu lintas yang lebih tertib dan ramah bagi semua pengguna jalan. Kami mengajak masyarakat untuk mendukung kebijakan ini dengan mematuhi rambu dan isyarat lalu lintas yang berlaku,” ujar Dadang.

 

Selain itu, Dishub juga mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute dan waktu perjalanan selama masa uji coba berlangsung, serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Bogor akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap implementasi APILL ini guna memastikan efektivitas kebijakan dan dampaknya terhadap arus lalu lintas, khususnya di kawasan Cibinong Raya.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkab Bogor dalam mewujudkan transportasi yang tertib, aman, dan berkeselamatan, mendukung visi besar menjadikan Kabupaten Bogor sebagai wilayah yang maju, nyaman, dan tertata.