Beritabogor24jam.com – Suasana mencekam terjadi saat bangunan Majelis Taklim di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, ambruk pada Minggu pagi, 7 September 2025.
Ratusan jamaah yang tengah mengikuti acara Maulid Nabi mendadak panik setelah bangunan roboh tanpa tanda-tanda peringatan.
Salah satu saksi mata, Bilqis (16), santri Pondok Pesantren (Ponpes) As Sobiyah, menceritakan detik-detik horor yang ia alami.
Menurutnya, peristiwa nahas itu terjadi ketika jamaah baru saja selesai melantunkan marhaban. Acara ceramah bahkan belum sempat dimulai.
“Kemarin itu pas lagi sama-sama belum selesai acara, tiba-tiba ambruk begitu saja,” ujar Bilqis kepada wartawan.
Bilqis menjelaskan, kepanikan langsung pecah sesaat setelah bangunan roboh.
“Seperti kiamat gitu rasanya, orang-orang langsung pada lari dan teriak-teriak,” katanya.
Santri berusia 16 tahun itu mengaku dirinya berada di bagian tengah majelis saat bangunan runtuh.
“Di posisi tengah langsung lari saya,” ucapnya.
Ambruk Setelah Pembacaan Marhaban
Bilqis menambahkan, peristiwa nahas itu terjadi setelah pembacaan marhaban, sebelum acara ceramah dimulai.
“Setelah baca marhaban diri, nah saat duduk terus ambruk. Itu belum melakukan ceramah kemarin,” jelasnya.
Dia juga memperkirakan jumlah jamaah yang hadir mencapai sekitar 300 orang.
“Ramai sekitar 300 orang dari warga sini dan warga lainnya,” tuturnya.
Tanpa ada tanda-tanda kerusakan sebelumnya, bangunan itu mendadak runtuh.
“Gaada, tiba-tiba ambruk aja,” pungkasnya.










