Beritabogor24jam – Revitalisasi sekolah menjadi salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat transformasi pembelajaran. Menko PMK Sugiono mendorong agar pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan tidak berhenti pada pembenahan fisik, tetapi juga menghadirkan proses belajar yang lebih inovatif melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dalam kunjungan kerja di Kabupaten Bogor, Sugiono bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Anggota DPR RI, dan pemangku kepentingan terkait meninjau langsung SDN Cirimekar, SMAN 2 Cibinong, serta Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 7 Bogor. Kunjungan tersebut turut didampingi Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk melihat perkembangan fasilitas dan aktivitas pembelajaran di sekolah.
Sugiono menyampaikan bahwa revitalisasi merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan pelaksanaan secara bertahap. Inventarisasi kebutuhan menjadi dasar untuk menentukan prioritas penanganan, sehingga peningkatan kualitas sarana pendidikan dapat berjalan sesuai kondisi masing-masing sekolah.
Di sisi pembelajaran, pemerintah mendorong penggunaan papan interaktif digital sebagai sarana pendukung kegiatan belajar mengajar. Pemanfaatan teknologi ini dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, meningkatkan antusiasme siswa, serta membuka peluang penerapan metode pembelajaran yang lebih interaktif.
Transformasi pendidikan diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara fasilitas sekolah yang memadai dan kualitas pembelajaran yang unggul. Melalui langkah tersebut, pemerintah berupaya menyiapkan generasi muda yang mampu mengembangkan potensi, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.(dan)










