Beritabogor24jam.com – Pembangunan Masjid Raya Pakansari di Kabupaten Bogor terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Hingga awal September 2025, progres fisik masjid yang digadang-gadang bakal menjadi ikon baru daerah tersebut sudah mencapai hampir 50 persen atau tepatnya 47,6 persen.
Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan seluruh pembangunan dapat diselesaikan pada akhir Desember 2025, sehingga masjid megah ini bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, memastikan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai jadwal.
“On progres terus, sekarang udah 47,6%,” ujarnya, Kamis,4 September 2025.
Menara Tauhid Jadi Ikon Baru
Masjid Raya Pakansari nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas representatif.
Salah satu yang paling mencolok adalah menara tauhid setinggi 99 meter yang juga difungsikan sebagai menara pandang.
“Menara setinggi 99 meter, pokoknya Desember sudah selesai semua sudah bisa digunakan,” jelas Eko.
Menurut Eko, hingga saat ini proses pembangunan berlangsung tanpa hambatan berarti.
“Proses pembangunan tidak ada kendala hingga saat. On progres semua,” tambahnya.
Masjid yang dirancang sebagai ikon baru Kabupaten Bogor tersebut memiliki ruang shalat utama seluas 4.707 meter persegi dengan dimensi 44 x 57,2 meter.
Bangunan terdiri dari dua lantai dan dikelilingi jalur pedestrian selebar 8 meter untuk kenyamanan jamaah.
Fasilitas lain yang disiapkan antara lain kolam refleksi, kolam dinding air di Manasik Plaza, delapan payung Madinah, serta taman hijau yang menghadirkan suasana damai dan teduh.
Selain itu, tersedia pula rumah bedug, ruang ganti, area wudhu, museum masjid, dan manasik koridor.
Tak hanya untuk ibadah, pembangunan Masjid Raya Pakansari juga dilengkapi dengan sarana pendukung lainnya.
Mulai dari gedung serbaguna berkapasitas 1.000 orang, area parkir, gardu listrik, pagar setinggi 1,2 meter, hingga bundaran timur dengan air mancur dan patung.










