Beritabogor24jam – Sebanyak 25 ton beras disiapkan dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM) Polres Bogor. Masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok tersebut dalam harga yang murah.
“Kita bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dengan Bulog Bogor dan beberapa instansi lain untuk membantu gerakan pangan murah ini. Polres Bogor menargetkan dapat menyalurkan beras SPHP sebanyak 5 ton per hari, dengan total 25 ton selama pelaksanaan,” kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Rabu (13/8/2025).
Selain itu, gerakan ini digelar di 8 Polsek yakni Polsek Cibungbulang, Polsek Rancabungur, Polsek Dramaga, Polsek Ciawi, Polsek Babakan Madang, Polsek Parung, Polsek Gunung Putri dan Polsek Cileungsi. Kegiatan ini sedianya digelar terhitung mulai 12-16 Agustus 2025.
“Kita juga tidak hanya dilaksanakan di Polres, namun di Polsek-Polsek,” ungkapnya.
Tak hanya beras, pihaknya juga menjual Paket Merdeka 80 yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, dan tepung terigu seharga Rp 80 ribu. Bahkan, warga yang berbelanja, juga mendapatkan sayuran secara gratis yang disuplai langsung dari petani binaan Polsek.
“Saya kira kalau belanjaan tersebut dibeli di tempat lain harganya mungkin di atas Rp 100 ribu,” ungkapnya.
Kegiatan ini, lanjut Wikha, bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras, di wilayah Kabupaten Bogor. Termasuk dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kami berharap gerakan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami akan terus memantau antusiasme warga dan siap mempertimbangkan melaksanakan kegiatan serupa di seluruh Polsek jika dibutuhkan,” tandasnya.










