Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat strategi penanggulangan kemiskinan melalui optimalisasi peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK). Upaya ini dilakukan dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar setiap program berjalan selaras dan saling mendukung.

Penguatan tersebut diwujudkan melalui workshop kolaboratif bersama Yayasan Relief Islami Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat koordinasi antar perangkat daerah, lembaga non-pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat dalam upaya bersama mengurangi angka kemiskinan.

Sekretaris Bapperida Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti, menegaskan bahwa TKPK harus mampu berperan sebagai pengarah utama dalam menyinergikan berbagai kebijakan dan program. Dengan peran tersebut, diharapkan tidak ada lagi program yang berjalan sendiri-sendiri tanpa dampak yang optimal.

Selain penguatan koordinasi, pendekatan graduasi juga menjadi fokus utama dalam penanganan kemiskinan. Pendekatan ini diarahkan agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan sementara, tetapi mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian secara bertahap.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus memperkuat integrasi data, memperjelas target sasaran, serta meningkatkan pengawasan berbasis hasil. Dengan langkah tersebut, penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bogor diharapkan semakin efektif, terukur, dan berkelanjutan.(dan)