Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat jaring komunikasi sandi sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan digital yang aman dan terpercaya. Penguatan tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Jaring Komunikasi Sandi Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor di Rizen Premiere Hotel.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran perangkat daerah dan kecamatan serta menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Rakor menjadi sarana untuk meningkatkan koordinasi, menyamakan pemahaman, dan memperkuat kesiapan aparatur dalam menjaga keamanan informasi pada pelaksanaan tugas pemerintahan.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi telah menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas pemerintahan. Namun, di tengah kemudahan tersebut terdapat berbagai risiko keamanan informasi dan komunikasi yang harus dihadapi melalui sistem pengamanan serta koordinasi yang baik.
Dalam kesempatan yang sama, Sandiman Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, Sri Boentaran, menjelaskan pentingnya membangun sistem komunikasi sandi yang tangguh di tengah meningkatnya ancaman siber. Ia menekankan bahwa komunikasi pemerintahan harus mendapat perlindungan, termasuk melalui penguatan PKHS untuk mendukung pertukaran informasi kedinasan yang penting dan strategis.
Pemkab Bogor berharap rakor tidak hanya menghasilkan pemahaman bersama, tetapi juga mendorong langkah konkret di tingkat perangkat daerah dan kecamatan. Dengan penguatan jaring komunikasi sandi dan peningkatan kesadaran aparatur, keamanan informasi di lingkungan pemerintahan diharapkan semakin terjaga sehingga pelayanan publik dapat berjalan secara aman, efektif, dan terpercaya.(dan)










