
Pemkab Bogor Siapkan “Twin City” di Bogor Timur dan Pusat Perkotaan Baru di Bogor Barat
Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengambil langkah progresif untuk mengatasi kesenjangan layanan publik dan mendukung rencana jangka panjang Daerah Otonomi Baru (DOB) dengan menyiapkan dua pusat perkotaan baru di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur. Inisiatif ini bertujuan untuk pemerataan layanan dan tidak menunggu pencabutan moratorium pemekaran DOB oleh pemerintah pusat.
Fokus Pemerataan Layanan dan Pembangunan Tanpa Menunggu Moratorium
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, menegaskan bahwa Pemkab Bogor di bawah kepemimpinan Bupati bertekad untuk langsung menjalankan pembangunan di wilayah Barat dan Timur.
“Pak Bupati itu konsennya tidak menunggu moratorium karena dia menekankan bahwa akan membangun Kabupaten Bogor di wilayah Barat dan Timur,” ujar Bambam kepada wartawan di Cibinong.
Menurut Bambam, penyiapan lahan untuk calon ibukota atau pusat perkotaan baru ini dilakukan segera sebagai upaya mendekatkan pelayanan publik ke masyarakat, bukan hanya menunggu keputusan DOB.
Cigudeg Disiapkan Jadi Kota Wisata di Bogor Barat
Untuk wilayah Bogor Barat, Pemkab Bogor telah menunjuk Kecamatan Cigudeg sebagai pusat perkotaan baru. Pengembangan Cigudeg akan difokuskan pada sektor pariwisata.
- Lokasi: Kecamatan Cigudeg, Bogor Barat.
- Fokus Pembangunan: Pengembangan perekonomian perkotaan dengan desain sebagai kota wisata.
Twin City: Jonggol dan Sukamakmur Jadi Pusat Industri Bogor Timur
Sementara itu, wilayah Bogor Timur akan disiapkan menjadi kawasan perkotaan yang berfokus pada sektor industri, dengan konsep yang disebut “Twin City” atau kota kembar.
- Lokasi: Kecamatan Jonggol dan Sukamakmur.
- Fokus Pembangunan: Kawasan perkotaan dengan fokus sektor industri.
Bambam menjelaskan integrasi antara Jonggol dan Sukamakmur. Meskipun usulan awal ibukota DOB Bogor Timur adalah Jonggol, Sukamakmur juga dipertimbangkan karena merupakan pecahan dari Jonggol.
“Wilayah Bogor Timur itu ada Jonggol dan Sukamakmur yang direncanakan jadi Twin City atau kota kembar, kenapa seperti itu? Karena asal muasalnya itu Ibukotanya adalah di Jonggol,” jelas Bambam, seraya menambahkan bahwa rencana penetapan Sukamakmur sebagai ibukota di Bogor Timur masih dalam kajian.
Urgensi Pemekaran Pusat Pertumbuhan: Efisiensi Pelayanan Publik
Inisiatif pembangunan pusat perkotaan baru ini didorong oleh luasan wilayah Kabupaten Bogor yang mencapai 40 kecamatan.
Ketergantungan pada satu pusat pemerintahan di Cibinong dianggap tidak lagi efisien.
- Masalah: Jarak tempuh dari wilayah Barat dan Timur ke Cibinong bisa memakan waktu hingga 5-6 jam.
- Tujuan: Membagi pusat-pusat pertumbuhan dan pelayanan ke Timur dan Barat.
Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat terlayani dengan baik dan efisien, mengurangi beban masyarakat yang harus menempuh jarak jauh hanya untuk mengakses pelayanan publik.(***)










