
Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) melalui kolaborasi bersama BPOM RI dan Universitas Pertahanan RI (UNHAN). Dukungan tersebut diwujudkan dalam keikutsertaan pada Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT yang digelar di Kampus UNHAN.
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan kerja sama lintas sektor antara pemerintah daerah, BPOM, akademisi, aparat penegak hukum, hingga komunitas masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk membangun kesadaran bersama dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan obat-obatan tertentu, terutama di kalangan generasi muda.

Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menyampaikan bahwa Kabupaten Bogor memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas generasi penerus bangsa. Dengan jumlah penduduk yang besar, diperlukan langkah nyata dan berkelanjutan untuk memastikan masyarakat, khususnya remaja, terhindar dari bahaya penyalahgunaan OOT.
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menekankan bahwa persoalan penyalahgunaan obat tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia menyebut ancaman tersebut dapat memengaruhi masa depan bangsa apabila generasi muda kehilangan produktivitas akibat penyalahgunaan zat adiktif dan obat-obatan tertentu.
Sementara itu, Balai POM Bogor akan memperluas edukasi melalui program komunikasi, informasi, dan edukasi ke berbagai sekolah di wilayah Bogor dan Depok. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memperkuat gerakan bersama dalam melindungi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.(dan)








