Beritabogor24jam.com – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) menargetkan penyelesaian pembangunan Masjid Raya Pakansari dapat terealisasi sesuai rencana.

Kepala DPKPP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, memastikan proyek tersebut siap rampung dan mulai digunakan masyarakat pada pertengahan Desember 2025.

Optimisme itu muncul seiring dengan progres pembangunan yang terus bertambah meskipun sempat menghadapi kendala teknis di lapangan.

Saat ini, progres pembangunan Masjid Raya Pakansari telah mencapai sekitar 79 persen.

Eko menyampaikan, perkembangan tersebut sebagai capaian positif yang menunjukkan bahwa pekerjaan lapangan berjalan sesuai rencana meski terdapat dinamika pasokan material.

“Alhamdulillah untuk sampai saat ini sudah mencapai kurang lebih 79 persen. Mudah-mudahan minggu ini sudah bisa melewati 80 persen, tinggal 20 persen lagi insyaallah di bulan Desember selesai,” ujar Eko saat ditemui, Kamis, 30 Oktober 2025.

Target peningkatan progres menjadi bagian dari komitmen pelaksana proyek untuk mengejar tenggat waktu yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Meski secara umum pekerjaan berjalan lancar, proyek ini sempat dihadapkan pada isu keterlambatan pasokan material akibat kebijakan pengetatan tambang di wilayah Rumpin dan Cigudeg.

Situasi tersebut sedikit berdampak pada aktivitas pembangunan, terutama pada pengadaan bahan bangunan tertentu.

“Kendala hanya bahan material saja, karena ada penyetopan berkaitan dengan tambang yang di Rumpin, Cigudeg. Sehingga sedikit berdampak kepada bahan material yang tertunda beberapa hari karena mencari bahan material yang mungkin agak sedikit langka di lapangan. Itu aja sih kendalanya, untuk teknis yang lain nggak ada masalah,” terangnya.

Namun, tim proyek berhasil mengatasi hambatan tersebut dengan mengupayakan alternatif pasokan sehingga proses konstruksi tetap berjalan.

Kubah Rampung, Menara Dikebut

Sejumlah komponen utama bangunan kini sudah terselesaikan. Eko memastikan bahwa pemasangan kubah masjid telah rampung sepenuhnya.

Tahapan selanjutnya difokuskan pada pengerjaan menara pandang dan proses finishing interior yang menjadi bagian penting dari estetika dan fungsi ruang ibadah.

“Untuk kubah sudah 100 persen. Sekarang sedang memaksimalkan menara pandangnya, terus kemudian sama finishing di bagian dalam,” kata Eko.

Menara 99 Meter Siap Jadi Ikon Baru

Selain menjadi pusat ibadah, Masjid Raya Pakansari juga dirancang menjadi destinasi wisata religi dengan menara pandang setinggi 99 meter, angka simbolik yang merepresentasikan Asmaul Husna.

Menurut Eko, pihaknya optimistis target tinggi menara dan penyelesaian keseluruhan bangunan dapat terpenuhi sesuai jadwal.

“Optimis, karena yang mengerjakan kebetulan mereka adalah ahli di bidangnya, sehingga begitu barang langka mereka berupaya mencari barang agar kegiatan tetap berjalan sesuai target,” tutur dia.

Eko juga menegaska, masyarakat Kabupaten Bogor dapat segera memanfaatkan masjid ini pada pertengahan Desember 2025.

Penyelesaian proyek ini diharapkan dapat memberikan fasilitas ibadah yang representatif sekaligus menjadi kebanggaan daerah.

“Desember pertengahan insyaallah bisa dipakai,” pungkasnya.