Beritabogor24jam.com – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, menegaskan pentingnya pelaksanaan program Jumat Keliling (Jumling) sebagai media komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Kegiatan tersebut dinilai strategis dalam menyerap aspirasi warga serta memperkuat sinergi antar lapisan pemerintahan dan tokoh masyarakat.
Jaro Ade sendiri melaksanakan kegiatan Jumling di Masjid Jami Baiturrahman, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, pada Jumat, 1 Agustus 2025.
Ia didampingi anggota DPRD Kabupaten Bogor, Camat Cileungsi, Forkopimcam, para kepala desa, serta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyerahkan bantuan untuk masjid dan para pengurusnya.
Soroti Masalah di Cileungsi Bogor
Dalam diskusi bersama warga dan kepala desa, Jaro Ade menampung sejumlah persoalan krusial di wilayah Cileungsi.
Salah satu yang disoroti adalah penyempitan aliran sungai dari Klapanunggal menuju Cileungsi, yang dinilai menghambat sirkulasi air dan berisiko banjir.
Permasalahan status lahan jalan desa juga menjadi perhatian. Status yang belum jelas kerap menghambat pembangunan infrastruktur dasar.
Selain itu, dia menekankan pentingnya pendataan ulang terhadap keluarga miskin guna memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Jaro Ade turut mengapresiasi peran TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Namun, ia juga menyoroti peningkatan penyalahgunaan narkoba di kawasan Cileungsi.
Pihaknya menilai, sebagai wilayah yang heterogen dan padat pendatang, Cileungsi rentan terhadap peredaran narkotika.
“Kita harus mengantisipasi bersama karena hal ini bisa memicu tawuran antarremaja. Pencegahan sejak dini sangat penting,” tegasnya.
Lebih lajut, ia juga menekankan urgensi pemenuhan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Tak ketinggalan, Jaro Ade menyatakan, dukungannya terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis yang tengah dipercepat realisasinya oleh Presiden Prabowo.










