Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat upaya menjaga ketersediaan air menjelang musim kemarau melalui percepatan normalisasi saluran air dan penataan kawasan. Program ini menjadi bagian dari komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan sektor perikanan.

Normalisasi dilakukan di sejumlah wilayah strategis seperti Ciseeng, Kemang, Parung, Gunung Sindur, Cariu hingga Tanjungsari. Di saat yang sama, penataan saluran irigasi juga terus dilakukan agar distribusi air menjadi lebih lancar dan efisien.

Menurut Rudy Susmanto, langkah tersebut penting mengingat Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang luas dengan kebutuhan air yang besar. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat infrastruktur pengairan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Di Kecamatan Cariu dan Tanjungsari, normalisasi difokuskan untuk mengoptimalkan irigasi yang mengairi sekitar 700 sampai 800 hektare sawah. Sedangkan kawasan Minapolitan di Ciseeng, Kemang, Parung, dan Rancabungur menjadi perhatian khusus agar sekitar 200 hektare kolam perikanan tetap memperoleh pasokan air yang memadai.

Sebagai langkah antisipasi kekeringan, Pemkab Bogor juga menyiapkan jaringan pipanisasi dari mata air dan pembangunan sumur di sejumlah lokasi. Penataan kawasan turut dilakukan melalui penertiban bangunan di bantaran sungai agar fungsi saluran air dapat kembali berjalan secara optimal.(dan)