Beritabogor24jam.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan dukungan penuh terhadap pelestarian Elang Jawa di kawasan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Keberadaan Elang Jawa sebagai satwa endemik Indonesia sendiri semakin terdesak akibat penyempitan habitat dan perburuan liar.
Satwa yang menjadi inspirasi lambang Garuda Pancasila ini kini hanya bisa ditemukan di beberapa kawasan hutan di Pulau Jawa dengan populasi yang kian terbatas.
Kondisi tersebut membuat upaya konservasi menjadi langkah krusial agar burung pemangsa berstatus langka ini tidak benar-benar hilang dari alam.
Menurut Rudy, keberadaan pusat konservasi ini memiliki arti strategis, bukan hanya bagi Kabupaten Bogor, tetapi juga bagi Indonesia dan dunia.
“Kemarin kita mampir ke Suaka Elang Jawa yang ada di Kabupaten Bogor. Suaka ini milik Kementerian Kehutanan dan dikelola bersama Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak,” kata Rudy memberikan keterangan pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Suaka Elang Jawa sebagai Aset Dunia
Rudy menegaskan, Elang Jawa adalah simbol bangsa, yakni lambang Garuda Pancasila, yang wajib dilestarikan.
Lanjut dia, keberadaan satwa endemik ini menjadi indikator penting bagi keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan hidup.
“Keberadaan Elang Jawa menjadi indikator penting terjaganya ekosistem dan lingkungan. Jika Elang Jawa masih ada, berarti ekosistem dan lingkungan di sekitarnya terjaga dengan baik,” lanjut Rudy.
Dirinya juga menambahkan, Suaka Elang Jawa di Cigombong merupakan aset dunia, bukan hanya Kabupaten Bogor maupun Indonesia.
“Suaka Elang ini memiliki potensi luar biasa, karena tempat ini bukan milik Kabupaten Bogor semata, tapi milik masyarakat seluruh dunia,” ucapnya.
Kemudian, kata dia, seluruh Elang Jawa yang berada di pusat konservasi dirawat, dipelihara, dan dipersiapkan untuk dilepasliarkan kembali ke hutan-hutan di Pulau Jawa.
“Konservasi ini merupakan upaya bersama agar Elang Jawa tetap lestari untuk anak cucu kita dan untuk bumi,” tegasnya.










