Beritabogor24jam.com – Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolri), Komjen Dedi Prasetyo meresmikan Masjid An-Nahdah Suhanda di kompleks SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 13 November 2025.
Acara tersebut menjadi salah satu wujud nyata dukungan Polri terhadap visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam mencetak generasi emas Indonesia melalui pengembangan sekolah rakyat yang berkarakter dan berakhlak.
Pantauan di lapangan menunjukkan, Komjen Dedi Prasetyo turut meninjau berbagai pembangunan yang tengah berlangsung di kawasan SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
Kunjungan ini juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi Polri yang terlibat dalam proses pengawasan dan perencanaan pembangunan infrastruktur pendidikan di lingkungan Polri.
Masjid An-Nahdah Suhanda sendiri berdiri megah di area sekolah sebagai pusat kegiatan spiritual bagi siswa, guru, dan masyarakat sekitar.
Wujud Dukungan Polri terhadap Program Presiden
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto.
Program tersebut menekankan pentingnya pembangunan sekolah rakyat sebagai sarana mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun sumber daya manusia yang unggul.
“Ini adalah salah satu bentuk komitmen Bapak Kapolri untuk mewujudkan program Bapak Presiden Republik Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Trunoyudo kepada wartawan.
Melalui kegiatan tersebut, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut berkontribusi dalam dunia pendidikan untuk membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas, disiplin, dan berintegritas.
Selain peresmian masjid, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan prosesi topping off dua gedung utama, yaitu academic center dan library (perpustakaan).
Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi (Karo Rena) SSDM Polri, Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto, menjelaskan bahwa kedua gedung itu menjadi prioritas karena akan berperan penting dalam penilaian IB (International Baccalaureate) yang dijadwalkan bulan depan.
“Kenapa dua gedung ini yang diprioritaskan? Karena bulan depan akan dikunjungi oleh IB konsultan untuk memastikan apakah SMA Kemala Taruna Bhayangkara bisa mendapatkan sertifikat IB di tahun ini atau tidak,” jelas Budhi.
Menurutnya, pencapaian sertifikasi IB akan menjadi tonggak penting bagi sekolah tersebut agar diakui sebagai lembaga pendidikan bertaraf internasional.
Budhi menambahkan, seluruh proses pembangunan di lingkungan sekolah dilakukan secara simultan dan terintegrasi dengan standar pendidikan modern.
Proyek tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya pada 29 Mei 2026, bersamaan dengan persiapan penerimaan siswa angkatan kedua.
“Sehingga nanti pada saat angkatan kedua dibuka pendidikan, itu bisa dilakukan di sini,” ungkapnya.
Dia juga menyampaikan, pembangunan dilakukan bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia.
Kolaborasi ini, kata dia, diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang mampu bersaing secara global dan melanjutkan pendidikan ke top 100 universitas dunia.
“Pembangunan ini kami rencanakan dengan baik dan bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia. Harapannya, lulusan sekolah ini bisa melanjutkan pendidikan ke top 100 universitas dunia,” katanya.










