Beritabogor24jam.com – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Yaudin Sogir, menyoroti serius kondisi pohon-pohon tua yang tersebar di Kecamatan Cibinong.
Sorotan ini muncul setelah insiden pohon tumbang yang menyebabkan tiga warga mengalami luka-luka, termasuk seorang balita berusia sekitar tiga tahun, di kawasan Pakansari.
Sogir melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian sekaligus menjenguk para korban pada Senin, 24 November 2025.
Ia memastikan kondisi lapangan serta mendengarkan penjelasan warga terkait kronologi peristiwa tersebut.
“Jadi hari ini agenda kita meninjau menjenguk menengok korban yang terjadi kemarin di wilayah Pakansari yang terkena musibah pohon tumbang sehingga mengakibatkan anak usia dini kurang lebih usia 3 tahun,” ujar Sogir saat ditemui di Cibinong.
Minta DPKPP Intensif Pangkas Pohon Berisiko
Dalam tinjauannya, Sogir meminta Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pohon di wilayah Cibinong.
Pihaknya menekankan, perlunya tindakan cepat, terutama di kawasan Pakansari yang merupakan salah satu ikon daerah dan kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“DPKPP harus intens melihat memangkas semua pohon-pohon yang ada di wilayah Kecamatan Cibinong ini. Jangan sampai terjadi lagi,” tegasnya.
Menurutnya, tindakan preventif jauh lebih penting dilakukan dibanding menunggu bencana kembali terjadi.
Sogir juga menilai, pohon-pohon tua, besar, atau yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan harus segera diidentifikasi dan ditangani untuk mencegah insiden serupa.
Selain mendorong pemerintah bergerak cepat, Sogir juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah bencana pohon tumbang.
Dia menyebut, kewaspadaan bersama diperlukan khususnya pada musim hujan yang rawan angin kencang dan kondisi tanah labil.
“Ini juga peran masyarakat semuanya, bukan hanya pemerintah saja. Segera melaporkan jika memang ada pohon-pohon tua, sehingga nanti akan segera ditindaklanjuti,” ucapnya.
Sogir berharap masyarakat tidak ragu untuk melapor apabila menemukan pohon yang terlihat rapuh, miring, atau dianggap berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.
Kerja sama yang baik antara warga dan pemerintah dinilai dapat meminimalkan risiko kejadian serupa.
Dalam kesempatan tersebut, Sogir menyampaikan rasa keprihatinannya terhadap kondisi balita yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
Dirinya sendiri telah memastikan bahwa, korban kini berangsur membaik dan mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.
Lebih lanjut, kata dia, pemerintah harus cepat hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat dalam setiap peristiwa bencana yang terjadi.
“Masyarakat harus bahagia, senang dan terlindungi dari semua bencana,” katanya.
Diketahui sebelumnya, insiden pohon tumbang terjadi pada Senin, 10 November 2025, sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Edy Yoso, dekat SDN Pakansari 01.
Pohon besar yang tumbang tersebut menimpa tiga orang yang tengah melintas menggunakan satu kendaraan.
Para korban terdiri dari satu orang dewasa, satu anak-anak, dan satu balita.










