Beritabogor24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas layanan TransJabodetabek.

Usulan ini diajukan untuk memberikan fasilitas transportasi umum yang lebih layak bagi warga Kabupaten Bogor yang setiap hari beraktivitas di Jakarta.

Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto, menegaskan perluasan trayek TransJabodetabek penting agar masyarakat bisa beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum massal.

Dengan begitu, arus kendaraan menuju Jakarta dapat dikurangi, sekaligus menekan angka kemacetan di ibu kota.

“Tujuannya untuk meminimalisir masyarakat menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Bayu saat memberikan keterangan.

Usulan Tiga Trayek Baru

Bayu menjelaskan, hingga saat ini TransJabodetabek baru melayani satu rute dari Kabupaten Bogor, yakni Bogor–Blok M.

Padahal, menurutnya, kebutuhan transportasi warga Bogor ke Jakarta cukup tinggi dan harus diimbangi dengan penambahan trayek.

“Kalau hanya satu titik, jelas tidak cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat. Harus ada penambahan jalur,” tutur dia.

Untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, Bayu mengusulkan penambahan tiga trayek baru TransJabodetabek.

Tiga titik yang diminta antara lain wilayah Cibinong, Bojonggede, dan Gunung Putri.

Menurut Bayu, tiga wilayah tersebut merupakan kantong besar warga yang bekerja di Jakarta, sehingga keberadaan transportasi umum massal sangat dibutuhkan.

Tak hanya mengusulkan rute baru, Pemkab Bogor juga menyatakan siap membantu menyiapkan halte atau shelter untuk mendukung operasional TransJabodetabek di wilayah tersebut.

“Harapannya minimal ada ke Cibinong, Bojonggede, kemudian di sekitar Gunung Putri. Kami juga siap mendukung dengan menyiapkan shelter,” jelas dia.

Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta pada tahun 2025 telah meluncurkan enam trayek baru TransJabodetabek.

Jalur tersebut meliputi Alam Sutera–Blok M, Vida Bekasi–Cawang, Blok M–PIK 2, Sawangan–Lebak Bulus, Blok M–Bogor, serta Bekasi–Dukuh Atas.