Beritabogor24jam.com – Seorang perempuan paruh baya bernama Een Suharni (53) ditemukan tewas tercebur ke dalam sumur yang berada di dapur rumahnya sendiri.

Insiden itu terjadi di Kampung Tegal RT 03/04, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Kamis pagi, 10 Oktober 2025.

Berdasarkan keterangan dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, korban diduga terpeleset dan tercebur ke sumur sedalam beberapa meter di rumahnya sendiri.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia mengatakan, laporan pertama diterima dari Desa Tanggap Bencana (Destana) Desa Tegal sekitar pukul 05.00 WIB.

“Korban semula pergi ke dapur, namun tak kunjung kembali. Setelah dilakukan pencarian oleh anaknya, korban ditemukan sudah berada di dalam sumur sekitar pukul 07.00 WIB,” jelas Adam memberikan keterangan.

Mendapat laporan tersebut, BPBD Kabupaten Bogor segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian sekitar pukul 08.30 WIB.

Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi sumur yang berada di dalam dapur rumah korban.

Adam menuturkan, proses penyelamatan dilakukan secara kolaboratif antara petugas BPBD, aparat desa, dan warga sekitar.

Butuh waktu beberapa jam hingga jasad korban berhasil diangkat dari dasar sumur.

“Korban sudah berhasil dievakuasi oleh TRC BPBD Kabupaten Bogor dengan bantuan masyarakat setempat,” kata Adam.

Usai dievakuasi, korban dinyatakan meninggal dunia (MD) dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Diduga Terjatuh Karena Kondisi Sakit

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan analisis di lapangan, korban diduga terjatuh ke sumur dalam kondisi tubuh lemah akibat sakit yang dideritanya.

Selain itu, korban diketahui memiliki penglihatan yang kurang jelas, sehingga besar kemungkinan ia kehilangan keseimbangan saat beraktivitas di dapur.

“Korban ketika tercebur dalam keadaan sakit dan penglihatannya kurang jelas,” ujar Adam menegaskan.

Pihak keluarga juga membenarkan korban sempat mengalami gangguan penglihatan beberapa waktu terakhir dan sering merasa pusing saat beraktivitas.

Kini, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan telah terkendali.

“Korban sudah berhasil dievakuasi oleh TRC BPBD Kabupaten Bogor dengan bantuan masyarakat setempat,” tandasnya.