
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tekan Gas Pol Penyusunan RKPD 2027: “Perencanaan Tak Boleh Ragu, Pelaksanaan Tak Boleh Tertunda”
Beritabogor24jam – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin langsung rapat koordinasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam rangka penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Dalam arahannya, Rudy menegaskan bahwa proses perencanaan kali ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan fondasi krusial bagi masa depan pembangunan Kabupaten Bogor.
Rudy Susmanto menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memastikan setiap keputusan yang diambil didasarkan pada data yang akurat dan berorientasi pada hasil (result-oriented). Beliau menekankan tiga pilar utama dalam penyusunan RKPD 2027: Keputusan yang tepat, program yang terukur, dan aksi nyata.
Fokus pada Dampak Nyata
Menurut Rudy, tantangan pembangunan di Kabupaten Bogor memerlukan keberanian dalam mengambil kebijakan. Ia mengingatkan agar tidak ada keraguan dalam tahap perencanaan yang dapat menghambat akselerasi pembangunan fisik maupun nonfisik.
”Perencanaan tidak boleh ragu, pelaksanaan tidak boleh tertunda. Setiap rupiah dari anggaran harus dikonversi menjadi manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat Bogor,” tegas Rudy Susmanto.
Poin Utama RKPD 2027 Kabupaten Bogor:
- Aksi Nyata Pembangunan Fisik: Percepatan infrastruktur strategis yang mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah.
- Pembangunan Nonfisik: Penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
- Program Terukur: Penetapan indikator kinerja yang jelas (KPI) untuk memastikan setiap program mencapai target sasaran tepat waktu.
- Sinkronisasi Kebijakan: Penyelarasan visi antara pemerintah daerah dengan kebutuhan rill di lapangan guna menciptakan ekosistem pembangunan yang berkelanjutan.
Penyusunan RKPD 2027 ini diharapkan menjadi blueprint yang solid untuk membawa Kabupaten Bogor menjadi wilayah yang lebih maju, sejahtera, dan kompetitif. Jajaran Pemkab Bogor kini tengah mematangkan detail draf tersebut dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan partisipasi publik yang maksimal.(***)










