
Bupati Bogor Rudy Susmanto optimistis defisit anggaran sebesar Rp529 miliar akan terpenuhi sebelum tutup tahun
Beritabogor24jam – Pemkab Bogor tengah menghadapi tantangan defisit anggaran sebesar Rp529 miliar.
Meski begitu, Bupati Bogor Rudy Susmanto optimistis kekurangan tersebut dapat tertutupi sebelum tutup tahun anggaran 2025.
Rudy menjelaskan, pembahasan bersama DPRD dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan difokuskan pada program-program prioritas yang tetap bisa dijalankan di tengah keterbatasan anggaran.
“Sebenarnya kalau bicara defisit yang kita usulkan kemarin, maka ada beberapa program-program yang tentunya akan kita bahas bersama, mana yang akan diprioritaskan pada saat ini pembahasan, antara DPRD dengan SKPD-SKPD di Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Rudy
Ia menambahkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpeluang meningkat, karena masih tersisa empat bulan sebelum akhir tahun.
“Tidak menutup kemungkinan di perjalanan pembahasan, pendapatan masih berjalan, masih dinamis. Ini baru bulan Agustus, masih ada September, Oktober, November, Desember, empat bulan ke depan,” kata Rudy.
Dengan kondisi tersebut, Rudy berharap sejumlah program prioritas tetap bisa direalisasikan, sekaligus menutup defisit anggaran.
“Mudah-mudahan dengan pembahasan bersama-sama, jelang akhir tahun, defisit tertutupi, beberapa program prioritas dapat terealisasikan,” pungkasnya.
Sebelumnya, DPRD Kabupaten Bogor menggelar rapat paripurna dengan dua agenda utama, penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, serta penetapan persetujuan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyebut daerah masih menghadapi defisit cukup besar.
“Sampai hari ini defisit masih ada, sekitar Rp529 miliar. Tentu nanti kami di badan anggaran akan membahas prioritas mana yang memang diusulkan oleh pemerintah untuk segera kita selesaikan bersama,” ujar Sastra, Kamis, 31 Juli 2025.
“Pendidikan jadi sektor utama, kemudian kesehatan dan infrastruktur. Tentu nanti kita akan rinci bahas bersama bagaimana bisa betul-betul semua uang rakyat harus bermanfaat kepada rakyat,” tandasnya.
Menurutnya, solusi menutup defisit tidak hanya dengan pemangkasan anggaran, tetapi juga mengoptimalkan PAD.
DPRD juga memastikan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadi prioritas.(***)










