Beritabogor24jam – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terus mendorong percepatan solusi penanganan sampah melalui pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy) di TPA Galuga. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat bersama perangkat daerah, yang juga melibatkan Pemerintah Kota Bogor dan pihak Danantara. Pertemuan ini membahas penguatan kolaborasi lintas wilayah di Bogor Raya guna menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu, efektif, dan berorientasi masa depan.
Dalam pembahasan tersebut, terungkap bahwa proses tender internasional proyek waste to energy di TPA Galuga telah rampung. Dari total 24 peserta, mayoritas berasal dari China, Jepang, dan Eropa, dengan pemenang tender ditetapkan dari perusahaan asal China. Hal ini menandai dimulainya tahapan konkret menuju realisasi proyek strategis tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan groundbreaking dilakukan pada tahun 2026, dengan penyelesaian konstruksi paling cepat pada akhir 2027 dan operasional penuh ditargetkan mulai 2028. Teknologi ini diharapkan mampu mengolah timbunan sampah lama secara bertahap menjadi energi listrik dalam jangka waktu lima hingga sepuluh tahun.
Selain menjadi solusi lingkungan, proyek ini juga diharapkan mendorong transformasi kawasan sekitar Galuga, termasuk wilayah Cigombong, menjadi pusat pengelolaan sampah modern. Dengan masuknya Bogor Raya sebagai salah satu dari empat lokasi prioritas nasional, pemerintah optimistis program ini akan membawa manfaat besar bagi lingkungan sekaligus masyarakat luas.(dan)










