Beritabogor24jam.com – Seorang bocah berinisial A (10) ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras drainase di kawasan Perumahan Green Citayam City, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, pada Jumat sore, 25 September 2025.
Peristiwa nahas itu terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Bogor. Bocah tersebut diketahui tengah bermain hujan bersama tiga temannya di sekitar saluran drainase perumahan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan bahwa korban tidak menyadari bahaya dari arus deras yang mengalir di saluran tersebut.
“Pada waktu hujan, korban sedang bermain (mandi air hujan) bersama tiga temannya yang tidak jauh dari saluran drainase,” ujarnya, Sabtu, 27 September 2025.
Arus deras yang mendadak menghantam membuat tubuh korban terseret masuk ke aliran drainase.
Seorang saksi mata bernama Ade yang saat itu sedang mencuci sepeda motor di dekat lokasi sempat berusaha menyelamatkan korban.
“Tiba-tiba korban terbawa aliran drainase, dan saat itu saksi berusaha meraih kaki korban. Namun, tidak mampu menahan derasnya arus dan akhirnya korban terlepas,” ungkap Adam.
Operasi Pencarian oleh Tim SAR
Laporan warga segera ditindaklanjuti oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor yang mengerahkan tim gabungan.
Pencarian melibatkan aparat kepolisian, TNI, relawan, serta masyarakat sekitar yang ikut membantu menyusuri aliran drainase hingga sungai terdekat.
Proses pencarian berlangsung menegangkan mengingat aliran air yang cukup deras dan jarak pandang yang terbatas akibat hujan.
Tim SAR melakukan penyisiran dengan peralatan seadanya hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada malam hari.
Tragisnya, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan jarak sekitar 1 kilometer dari lokasi awal dirinya terseret.
Tubuh bocah malang itu tersangkut di rumpun bambu di tepi sungai dekat Pondok Zidane, wilayah Depok.
“Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) oleh SAR di dekat Pondok Zidane tersangkut di rumpun bambu pinggir sungai (masuk wilayah Kota Depok),” tuturnya
Evakuasi korban berlangsung dramatis karena medan yang licin dan arus sungai yang masih deras.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.










